Nobar Berfaedah Berikan Edukasi Akademik dan Karakter Siswa di Jambi

Nobar Berfaedah Berikan Edukasi Akademik dan Karakter Siswa di Jambi

  • Bagikan
Mahasiswa Posko II KKN Kebangsaan di Jambi memberikan hadiah pada siswa pasca nonton bareng film Jembatan Pensil/tugu jatim
Mahasiswa Posko II KKN Kebangsaan di Jambi memberikan hadiah pada siswa pasca nonton bareng film Jembatan Pensil. (Foto: Dokumen/Andryani)

Oleh: Andryani*

JAMBI, Tugujatim.id – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pertama di Indonesia yaitu Raden Mas Soewardi Soerjaningrat atau lebih dikenal dengan Ki Hadjar Dewantara menyerukan bahwa kita dapat menuju kemuliaan melalui ilmu.

Sebagai Bapak Pendidikan di Indonesia, Ki Hadjar Dewantara juga menyatakan bahwa pendidikan merupakan suatu tuntutan dalam hidup dan tumbuhnya anak-anak. Di mana hal itu dapat menuntun mereka dalam mencapai keselamatan dan kebahagiaan hidup setinggi-tingginya.

Pendidikan sendiri terdiri dari dua kategori yaitu pendidikan akademik dan pendidikan karakter. Kedua kategori pendidikan tersebut sama penting dan perlu adanya keseimbangan dalam pencapainnya.

Hal itulah yang mengantarkan mahasiswa Posko II KKN Kebangsaan di Jambi mengadakan kegiatan yang berhubungan langsung dengan keduanya, yaitu “Nobar Berfaedah.”

Nonton bareng dengan tema Film Inspiratif Indonesia tersebut dilaksanakan pada 16 Agustus 2021 di MTS Nurul As’adiyah, Desa Pematang Rahim, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi.

Dalam kegiatan ini, peserta yang terlibat yaitu siswa berjumlah 19 orang, dan dalam pelaksanaannya tetap mematuhi protokol kesehatan serta diawasi oleh guru dari sekolah tersebut.

Film yang dipilih untuk ditayangkan dalam kegiatan tersebut berjudul Jembatan Pensil. Film yang disutradarai Hasto Broto ini dirilis tahun 2017. Jembatan Pensil banyak menampilkan nilai moral yang dapat dipetik oleh peserta didik.

Nilai moral yang diajarkan di antaranya kebersamaan, kasih sayang sesama teman dan keluarga, toleransi, saling menghargai, dan semangat berjuang untuk menuntut ilmu.

Setelah nonton bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan siswa. Kegiatan tersebut dilakukan dengan memberikan kesempatan kepada empat siswa untuk dapat menceritakan nilai moral apa yang dapat dipetik dari film Jembatan Pensil.

Setelah itu, ke empat siswa tersebut diberikan hadiah oleh mahasiswa Posko II KKN Kebangsaan sebagai bentuk penghargaan.

Penyelenggaraan kegiatan “Nobar Berfaedah” ini memperoleh tanggapan positif dari siswa dan guru dari MTS Nurul As’adiyah. Kedua belah pihak memberikan tanggapan bahwa kegiatan yang telah dilaksanakan dapat dinilai sangat baik.

Selain itu, mereka juga menjelaskan bahwa kegiatan “Nobar Berfaedah” dapat mendidik dan menginspirasi siswa dengan cara yang seru yaitu menonton film. Hal itu sesuai dengan tujuan utama dari kegiatan ini yaitu untuk dapat memberikan edukasi kepada siswa baik secara akademik maupun karakter.

Pendidikan akademik dapat dicapai melalui pemberian kesempatan bagi siswa untuk dapat menceritakan mengenai nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan tersebut menguji kemampuan akademik siswa dalam memahami alur film dan kemampuan menceritakan kembali apa yang dipetik.

Selanjutnya yaitu pendidikan karakter dapat ditanamkan melalui pesan kesan yang dapat diperoleh dari film Jembatan Pensil. Sehingga, dapat kita ketahui bersama bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut benar-benar memberikan faedah karena dalam satu kegiatan dua manfaat telah terlampaui.

Adapun para mahasiswa Posko II KKN Kebangsaan di antaranya Maulana Iqbal (ISI Padang Panjang), Ari (Universitas Bangka Belitung), Saldi Pranata (Univertitas Jambi), Tua Rahman Harahap (Universitas Jambi), Fikri Mulya P (Universitas Lampung), Ar Amien (Universitas Brawijaya), Dian Junita B.K.K (Universitas Jambi), Suratinah (Universitas Jambi), Andryani (Universitas Negeri Malang), dan Adelia Indah P (UIN Syarif Hidayatullah) saling bekerja sama untuk menyukseskan kegiatan yang digelar.

*Penulis adalah Mahasiwa Jurusan Akuntansi, Universitas Negeri Malang

  • Bagikan