Pasangan Eri-Armuji Unggul Versi Quick Count, Eri Cahyadi: Tidak Ada Euforia Berlebihan

  • Bagikan
Eri Cahyadi dan Armuji (Eri-Armuji) unggul versi quick count di Pilkada Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Eri Cahyadi dan Armuji (Eri-Armuji) unggul versi quick count di Pilkada Surabaya. (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

SURABAYA, Tugujatim.id – Pasangan Eri Cahyadi dan Armuji Sukirno (Eri-Armuji) sementara unggul di Pilkada Surabaya dalam perhitungan cepat atau quick count dari dua lembaga survey . Charta Politika (56,50% dari 100% data masuk) dan Populi (56,51% dari 99,20% data masuk) per 10 Desember 2020, Pukul 15.55 WIB. Meski demikian, Eri Cahyadi mengatakan untuk tidak ada euforia berlebihan dari keunggulan hasil perhitungan cepat.

“Saya berharap, sambil menunggu perhitungan dari KPU, tidak ada euforia berlebihan. Kita harus menghormati saudara-saudara kita. Mulai sore ini, tidak ada lagi lawan, kita kembali ke satu, satu Kota Surabaya, satu untuk kepentingan masyarakat,” tutur Eri Cahyadi pada Rabu (09/12) di DPC PDIP Surabaya.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: Mengenang Sosok Gus Dur: Pluralisme dan Cerita Tentang Papua

Sedangkan, untuk progres perhitungan KPU Jatim mengenai perolehan suara masing-masing paslon sudah sampai 32,72% data yang masuk per 10 Desember 2020, Pukul 15.55 WIB. Dengan hasil perhitungan suara 57,50% untuk Eri-Armuji dan 42,50% untuk Machfud-Mujiaman. Hasil mungkin mengalami perubahan sesuai progres perhitungan KPU Jatim.

“Berdasarkan perhitungan cepat, sementara kami diunggulkan, yang berarti seperti yang disampaikan Ketua DPC PDIP Surabaya, bahwa perhitungan KPU inshaallah tidak jauh berbeda,” tutur Eri pada para wartawan di DPC PDIP Surabaya.

Di sisi lain, Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya 2010-2020, menyampaikan ucapan syukur atas hasil quick count dua lembaga survey tersebut. Risma berharap tidak ada lagi perbedaan dan permusuhan setelah pemilihan ini selesai.

“Saya bersyukur, kami sudah diberi kesempatan untuk melanjutkan pembangun Kota Surabaya. Kita adalah satu keluarga besar, tidak ada perbedaan, tidak ada permusuhan,” jelas Risma di atas panggung kecil yang disiapkan DPC PDIP Surabaya pada Rabu (09/12).

Baca Juga: Dhito-Dewi Peroleh 76 Persen Suara Lawan Lumbung Kosong di Pilkada Kediri

Risma juga mengatakan, terus berupaya menebus apa yang sudah dijanjikan kepada warga Kota Surabaya. Risma masih punya mimpi, melaui Eri-Armuji mengharapkan Kota Surabaya dapat lebih maju.

“Surabaya bisa jadi kota yang lebih maju. Karena dipimpin oleh anak muda, dengan cara kerja yang cepat dan lebih inovatif,” pungkas Risma memberikan harapannya kepada Eri-Armudji.

Sebagai informasi, jadwal rekapitulasi hasil perhitungan suara dilaksanakan KPU pada 09 Desember 2020 – 25 Desember 2020. Bila Eri-Armuji menang, PDIP kembali mendominasi Kota Surabaya selama 18 tahun ini. (Rangga Aji/gg)

  • Bagikan