Pasar Bungkal Bojonegoro Terbakar, Bocah Bermain Jadi Saksi Utama Kejadian

Pasar Bungkal Bojonegoro Terbakar, Bocah Bermain Jadi Saksi Utama Kejadian

  • Bagikan
Kondisi pasca kebakaran Pasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/06/2022).
Kondisi pasca kebakaran Pasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/06/2022). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

BOJONEGORO, Tugujatim.idPasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro hangus dilahap si jago merah, Rabu (22/06/2022). Kejadian ini diketahui pertama kali oleh anak-anak yang bermain di sekitar pasar.

Lilik yang merupakan istri Kepala Desa Sidobandung Sukijan mengatakan, warga yang sempat mendapat laporan dari anak-anak tersebut sempat tidak percaya.

“Yang tahu (kebakaran) pertama itu anak-anak kecil yang bermain di sekitar pasar. Orang-orang yang dikasih tahu juga enggak percaya awalnya, kan anak-anak biasa main api,” ungkap Lilik saat meninjau lokasi kejadian.

Baca Juga: Viral Video Raba-raba Paha Penumpang di Kereta Api, KAI Blakclist Pelaku

Kobaran api diperkirakan terjadi pada pukul 14.00 WIB saat pasar sudah tidak ada aktivitas jual beli.

Warga yang memastikan benar adanya kebakaran tersebut kemudian melaporkan kejadian ini kepada Polsek Balen dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bojonegoro.

Pemadam Kebakaran Bojonegoro melakukan tindakan pemadaman api di Pasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/06/2022).
Pemadam Kebakaran Bojonegoro melakukan tindakan pemadaman api di Pasar Bungkal, Desa Sidobandung, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (22/06/2022). (Foto: Mila Arinda/Tugu Jatim)

Selain itu, warga juga sempat melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya. Namun, lanjut Lilik, karena barang-barang di pasar tersebut mudah terbakar, api cepat merambat ke toko yang lain.

Lilik menyebut, api berasal dari korsleting listrik salah satu kios penjual peralatan berbahan plastik.

“Apalagi itu kan blok nya penjual plastik, seperti ember. Kalau plastik itu kan apinya bertahan lama, jadi gampang merambet ke yang lain,” tuturnya.

Bahkan, ledakan tremos yang terbakar api sempat membuat warga panik.

“Ada juga tremos yang meledak-ledak membuat orang jadi panik. Alhamdulillahnya meskipun ada yang jual LPG juga di situ (TKP) tapi LPG yang tidak ada isinya,” kata dia.

Sementara itu, Dinas Pemadam kebakaran yang melakukan evakuasi dalam kejadian ini telah mengerahkan 6 unit fire truck beserta 30 personil, dan 2 back up water suply dari BPBD Bojonegoro. Selanjutnya api dapat dipadamkan pukul 16.00 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro, Achmad Gunawan menghimbau warga untuk selalu waspada terhadap penyebab kebakaran.

“Harus berhati-hati terhadap penyebab kebakaran terutama kelistrikan, termasuk tempat usaja apabila selesai melakukan aktifitasnya untuk mengecek kembali terhadap potesnsi terjadinya kebakaran,” katanya kepada awak media.

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan