• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pelaku pembunuhan wanita di tengah sawah.

Rekonstruksi adegan saat pelaku Sulthon Farid akan melempar tubuh kekasihnya ke persawahan sebelum membenamkan wajah korban ke lumpur pada Kamis (10/07/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Ayah Korban Kecewa, Minta Pelaku Pembunuhan Wanita di Tengah Sawah Tuban Dihukum Mati

Dwi Linda by Dwi Linda
11 months ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Hati Purwanto, ayah dari korban pembunuhan wanita di tengah sawah Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, begitu hancur. Lelaki paro baya itu tidak pernah menyangka, pria yang semula dianggap akan menjadi calon menantunya, justru dia menjadi pelaku pembunuhan wanita di tengah sawah yang tidak lain adalah anak semata wayangnya.

Puji Rahayu, 22, putri tunggal yang selama ini menjadi harapan keluarga, meregang nyawa di tangan kekasihnya sendiri, Sulthon Farid. Dia ditemukan tidak bernyawa di tengah sawah dengan kondisi mengenaskan.

You might also like

Komplotan remaja di Blitar.

Modus “Penggerebekan Palsu”, Komplotan Remaja di Blitar Umpankan Pacar Sendiri demi Peras Korban

11/06/2026 9:00 PM
Rokok ilegal di Blitar.

Peredaran Rokok Ilegal di Blitar hingga Trenggalek Picu Kerugian Negara Rp1,21 Miliar

11/06/2026 8:24 PM

Baca Juga: Detik-Detik Kisah Tragis, 38 Reka Adegan Pembunuhan Sadis Wanita di Tengah Sawah Tuban 

Rekonstruksi 38 adegan pembunuhan yang digelar polisi pada Kamis sore (10/07/2025), menjadi bukti betapa keji akhir perjalanan cinta mereka.

Pada Jumat malam (20/06/2025) sebelum kejadian, Purwanto mengaku, kalau pelaku akan berencana membawa keluarga besarnya datang ke rumahnya. Tujuannya, melamar Puji secara resmi. Tapi rencana yang penuh harapan itu berubah menjadi duka mendalam.

“Enggak nyangka, Mas. Saya kira dia niat baik, malah ternyata, anak saya dibunuh,” ujar Purwanto lirih, saat ditemui usai mengikuti rekonstruksi di Mapolres Tuban.

Yang membuat hatinya kian perih, pelaku pembunuhan wanita di tengah sawah ini sempat datang ke rumah korban dan berpura-pura tidak tahu. Bahkan di hadapan keluarga, dia berusaha bersandiwara seolah-olah ikut mencari Puji.

Pelaku juga sempat mencoba menghubungi korban. Padahal, ponsel korban telah dibawa kabur oleh pelaku setelah menghabisi nyawanya.

“Bayangin aja, Mas. Dia datang ke rumah kami, tanya-tanya, seolah-olah nggak tahu. Padahal dia pelakunya. Itu yang bikin saya geregetan,” tuturnya.

Keluarga Korban Minta Hukuman Seberat-beratnya

Purwanto tidak bisa menutupi amarah dan kecewanya saat melihat langsung wajah pelaku saat rekonstruksi. Di saat seluruh keluarga masih berduka, Farid harus berhadapan dengan hukum atas perbuatannya.

“Anak saya nggak akan bisa balik lagi. Kalau saya boleh berharap, pelaku dihukum seberat-beratnya. Kalau bisa seumur hidup atau hukuman mati sekalian,” tegas Purwanto, penuh emosi.

Kini, keluarga hanya bisa menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan berharap keadilan ditegakkan seadil-adilnya.

Diberitakan sebelumnya, penemuan jenazah di tengah sawah Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, ternyata korban pembunuhan. Korban diketahui sebagai PR, 22, warga Desa Tingkis yang menghilang sejak tiga hari lalu.

Jasad PR ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan kepala terendam lumpur pada Senin siang (23/06/2025). Tidak butuh waktu lama, korban berhasil diidentifikasi sekaligus menangkap pelaku pembunuhan wanita di tengah sawah tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniKasus pembunuhan wanita di sawah TubanPembunuhan wanita di TubanPenemuan mayat wanita di sawah TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Komplotan remaja di Blitar.

Modus “Penggerebekan Palsu”, Komplotan Remaja di Blitar Umpankan Pacar Sendiri demi Peras Korban

by Dwi Linda
11/06/2026 9:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Nasib apes menimpa GNS, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Niat hati...

Rokok ilegal di Blitar.

Peredaran Rokok Ilegal di Blitar hingga Trenggalek Picu Kerugian Negara Rp1,21 Miliar

by Dwi Linda
11/06/2026 8:24 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Peredaran barang kena cukai ilegal masih marak terjadi di wilayah jalur selatan Jawa Timur. Kantor Pengawasan dan...

Maidi.

Wali Kota Nonaktif Maidi: Dana CSR Dipakai Atasi Pencemaran Lingkungan di Madiun

by Dwi Linda
11/06/2026 5:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dalam sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/06/2026),...

Hukuman mati

Hukuman Mati Mengintai, Polisi Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Mojokerto

by Mochamad Abdurrochim
11/06/2026 1:20 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Ancaman hukuman mati menanti dua pelaku kasus peredaran narkoba cair yang dikemas dalam catride vape di wilayah...

Next Post
Korupsi BLUD puskesmas.

Sengkarut Korupsi BLUD Puskesmas, LP2KP Mojokerto Desak Perbaikan Sistem dan Penegakan Hukum

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID