Pemerintah Anggarkan Rp 15,1 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata - Tugujatim.id

Pemerintah Anggarkan Rp 15,1 Triliun untuk Dongkrak Pariwisata

  • Bagikan
Pemandangan gunung bromo. Libur Panjang, Kunjungan ke Gunung Bromo Membeludak
Pemandangan wisata Gunung Bromo. (Foto: Pixabay)

Jakarta – Pemerintah bakal menganggarkan total Rp 15,1 triliun untuk mendongkrak sektor pariwisata di tahun 2021 mendatang. Anggaran dengan nilai cukup fantastis tersebut digelontorkan setelah pada tahun 2020 ini, sektor pariwisata turun drastis akibat adanya apndemi COVID-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara, yang hadir secara virtual saat menjadi narasumber pada Rapat Koordinasi Nasional Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kamis (26/11). Ia menyatakan bahwa stimulus tersebut akan dimasukkan dalam APBN tahun 2021.

Baca Juga: 5 Skill Penting untuk Sambut Tahun 2021

“Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp15,1 triliun di tahun 2021. Dengan anggaran yang tersebar di kementerian, non kementerian, dan transfer ke daerah,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Tugu Jatim.

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara terkait anggaran APBN sektor pariwisata
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara. (Foto: Kementerian Keuangan RI)

Ia menyatakan, hal ini perlu dilakukan karena pandemi COVID-19 membuat beberapa sektor perekonomian menurun. Sehingga, perlu anggaran yang dialokasikan untuk menstimulus sektor tersebut.

“APBN segera merespons dan melakukan kebijakan yang sifatnya luar biasa. Pengeluaran negara di tengah penerimaan mengalami kontraksi karena kegiatan ekonomi menurun,” ungkapnya.

Untuk tahun 2020, APBN dalam rangka pemulihan ekonomi nasional juga menyediakan program stimulus pariwisata yang diharapkan dapat mendukung kegiatan pariwisata.

Baca Juga: Hindari Melakukan 7 Hal ini di Rutinitas Pagi

Ia juga memberikan gambaran bahwa sektor pariwisata dapat bangkit dan pulih dengan dukungan dari banyak peran. “Dukungan pemerintah pusat yaitu melalui belanja kementerian/lembaga, belanja BUMN, belanja swasta, dan belanja pemerintah daerah,” lanjutnya.

Wamenkeu juga berharap sinergi antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk memajukan pariwisata semakin meningkat. “Sinergi akan menjadi lompatan arah kebijakan yang baik untuk pariwisata,” tutupnya. (gg)

 

  • Bagikan