TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten Tuban menyayangkan maraknya pencurian kabel dan komponen lampu penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik. Tindakan pencurian kabel PJU tersebut dinilai merugikan karena mengganggu fungsi penerangan yang telah dipasang untuk kepentingan masyarakat luas.
Kepala Bidang Lampu Penerangan Jalan Umum Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Slamet Harianto mengatakan, pihaknya menemukan beberapa kasus pencurian kabel PJU dalam kurun waktu terakhir.
Baca Juga: Legislator Khawatir, PJU Jalur Gumitir Minim dan Membahayakan Pengguna Jalan
“Kami sangat menyayangkan adanya pencurian kabel maupun komponen PJU. Ini jelas merugikan karena fasilitas itu untuk kepentingan bersama,” ujarnya, Rabu (04/03/2026).
Slamet mengimbau masyarakat ikut berperan aktif menjaga fasilitas umum yang telah dibangun menggunakan anggaran daerah. Menurut dia, keberadaan PJU sangat penting untuk mendukung keamanan dan kenyamanan aktivitas warga pada malam hari.
“Kalau ada yang melihat aktivitas mencurigakan di sekitar jaringan lampu jalan, kami harap bisa segera dilaporkan,” tambahnya.
DLPH Tuban Tuntaskan Pemasangan 2.000 PJU
Di tengah persoalan tersebut, DLHP Tuban justru telah menuntaskan pemasangan 2.000 unit PJU baru sebelum akhir 2025. Pemasangan dimulai sejak pertengahan Oktober 2025 dan selesai sesuai tenggat kontrak.
“Syukur, seluruh unit sudah rampung terpasang sebelum 19 Desember,” jelas Slamet.
Dengan penambahan tersebut, jumlah PJU di Kabupaten Tuban saat ini tercatat sebanyak 18.824 unit yang tersebar di 20 kecamatan. Sekitar 17.000 unit di antaranya dalam kondisi baik dan dirawat rutin oleh tim teknis.
Pengadaan 2.000 unit lampu itu menelan anggaran Rp26 miliar yang bersumber dari Perubahan APBD 2025. Jenis lampu yang dipasang merupakan LED single arm berkapasitas 90 watt, dengan pencahayaan yang dinilai efektif untuk menerangi jalan poros kabupaten hingga jalan desa.
Program ini merupakan bagian dari Program Pelas Pedes atau Penerangan Lampu Jalan Sampai Pelosok Desa yang digagas Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky. Pemerataan penerangan menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan warga.
Baca Juga: Tanpa Ampun! Kabel di Tiang PJU Dipotong Jika Tak Segera Ditertibkan
“Dengan penerangan yang cukup, masyarakat bisa beraktivitas lebih nyaman pada malam hari, sekaligus membantu menekan risiko kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.
Selain pencurian, DLHP juga menemukan lampu jalan di area pertanian yang sengaja ditutup menggunakan karung atau jerigen karena dianggap memengaruhi pertumbuhan tanaman. Menyikapi hal itu, pihaknya melakukan penyesuaian teknis.
“Di sebagian kecil area pertanian memang ada yang ditutup. Solusinya kami ganti dengan daya yang lebih kecil agar tetap berfungsi tanpa mengganggu,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Nurul Asmalia/Magang
Editor: Dwi Lindawati








