• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PMI Kota Malang bakal luncurkan Emergency Button. (Foto: Dokumen)

PMI Kota Malang bakal luncurkan Emergency Button. (Foto: Dokumen)

PMI Kota Malang Luncurkan Emergency Button Serupa Aplikasi Ojol

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Dalam waktu dekat, PMI Kota Malang akan meluncurkan aplikasi Emergency Button. Teknisnya menyerupai aplikasi ojek online di mana antara pasien dengan driver ambulance terkoneksi langsung. Lengkap dengan lokasi realtime pasien.

“Seperti kalau kita butuh ojol, saat ada kecelakaan di jalan raya misalnya, nanti posisi kecelakan tersebut akan terkoneksi langsung ke driver. Jadi kayak (grab atau gojek) ambulan gitu,” terang Kepala Bidang Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono kepada awak media, Sabtu (2/1/2021).

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
PMI Kota Malang. (Foto: Dokumen)
PMI Kota Malang. (Foto: Dokumen)

Baca Juga: Kei Car Nissan Roox, Mobil Urban Terbaik di Jepang yang Pikat Banyak Orang

Lebih jauh, soal penentuan titik lokasi sendiri, driver nantinya akan menerima informasi lokasi realtime secara akurat. Dengan begitu, respon dan tindakan pegawai ambulance bisa lebih responsif, tidak seperti selama ini.

“Kalau call center kan harus berpindah dari server satu ke server lainnya. Tapi kalau aplikasi ini beda, langsung konek ke ambulan dan sudah tertera titik lokasinya. Jadi pelayanan lebih cepat,” klaimnya.

Dengan begitu, melalui pengembangan aplikasi ini PMI Kota Malang diharapkan bisa menyelamatkan banyak orang. Seperti tugas kemanusiaan yang memang diemban PMI.

“Intinya berupaya maksimal untuk melaksanakan tugas kemanusiaan. Mencegah kematian dan mengurangi efek kecacatan sesuai program dari Kemenkes terkait pelaksanaan Sistem Penanggulangan Kegawatdaruratan Terpadu (SPGDT),” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Positif COVID-19

Kata dia, diperkirakan aplikasi ini akan diluncurkan oleh dan dioperasikan PMI Kota Malang di awal tahun 2021. Sementara ini, masih dalam tahap pengembangan aplikasi yang bekerjasama dengan pihak perguruan tinggi Institut Asia agar hasilnya lebih maksimal. ”Perkiraan sudah bisa segera dimaksimalkan dalam waktu dekat,” pungkasnya. (azm/gg)

Tags: Kota MalangMalangPalang Merah IndonesiaPMI
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Pemeriksaan COVID-19 di kampus Unesa, Surabaya. (Foto: Dokumen Unesa)

20 Akademisi Positif COVID-19, Unesa Terapkan PKBB Selama 2 Pekan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID