MALANG, Tugujatim.id – Universitas Negeri Malang resmi melantik Prof Dr Markus Diantoro MSi sebagai Wakil Rektor III UM Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Inovasi periode 2026–2027. Jabatan yang dia emban saat ini menggantikan posisi Prof Dr Ahmad Munjin Nasih SPd MAg yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Rektor III.
Sebelum dilantiknya Prof Markus sebagai Wakil Rektor III, UM telah menghubungi mengenai kesediaannya agar bisa diproses. Setelah menyetujui, terdapat beberapa proses formal yang dia lalui, seperti suksesi, peremajaan, mutasi, dan sebagainya. Sedangkan Prof Dr Ahmad Munjin Nasih SPd MAg kini menduduki posisi sebagai Wakil Rekor IV.
Baca Juga: Workshop Penulisan Berita, Fotografi dan Penyusunan Proposal, LPPM UM Bekali Strategi Lolos Hibah
“Alhamdulillah, telah diberi kepercayaan oleh Rektor untuk membantu kinerja UM,” ungkap rasa syukurnya saat diwawancarai pada Jumat malam (06/02/2026).
Sebelum menjabat sebagai Wakil Rektor III UM, Prof Markus diketahui telah menjabat sebagai ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UM sejak 2018 dan mulai bertugas sejak awal 2019. Dia menilai pengalamannya di LPPM akan sangat membantunya dalam menjalankan tugas di posisinya yang baru ini.

“Sangat membantu. Jika dibandingkan pada periode 2015–2019, sebenarnya not so much different. Sebab Bidang WR III yang saat ini, adalah LPPM pada masa itu, Inovasi, Publika sebelumnya merupakan pusat-pusat di LPPM,” jelasnya.
Selain itu, pengalamannya dalam memimpin LPPM UM memberikan sejumlah pelajaran penting yang akan dia bawa dalam kepemimpinannya yang baru. Dia menyampaikan bahwa kolegialitas dan manajemen organisasi menjadi aspek penting yang akan dirinya bawa dan sesuaikan lagi di lingkungan yang lebih dinamis.
“Kebersamaan, kolegial, selain manajemen menjadi bagian penting dari sebuah organisasi. Dan ini akan terus diimplementasikan dengan menyesuaikan target yang dinamis meningkat,” paparnya.
Kunci Utama pada Sinergi Antar Unit
Dalam waktu dekat, Prof Markus memiliki fokus utama, yaitu menguatkan fondasi budaya kerja dan penelitian di lingkungan UM. Dalam upaya mencapai target ini, dia menyoroti kerja sama dan sinergi antar unit memegang kunci penting demi kemajuan universitas, terutama dalam menghadapi tantangan sebagai perguruan tinggi negeri badan hukum (PTNBH).
“Meskipun waktu saya di bidang III ini tidak banyak, saya tetap ingin meletakkan fondasi mendasar budaya, etos kerja yang kuat. Secara bersamaan, setiap bagian harus saling mendukung, terutama dengan Bapak Ibu Dekan, dan jajaran serta pasukan di fakultas dan Sekolah Pascasarjana,” ujarnya.
Terkait program maupun inovasi ke depannya, Prof Markus menyebut UM akan lebih berfokus pada peningkatan kinerja global melalui indikator Kinerja Utama (IKU) yang lebih berbobot, contohnya dengan mengikuti indikator QS dan THE. Dengan mengacu pada pemeringkatan global, dia menargetkan untuk meningkatkan porsi SDGs look, AR, ER, dan subjek tertentu lainnya.
“Technically, kami mengacu pada IKU yang ‘makin berbobot’, sebagai PTNBH kinerja global, misal diukur dari kacamata QS dan THE,” imbuhnya.
Target utama yang dia harapkan selama periode kepengurusannya sebagai Wakil Rektor III UM adalah meningkatkan kinerja menjadi lebih baik, termasuk LPPM, Inovasi, Publikasi Akademik, Lab dan terpadu. Jika target ini tercapai, nantinya sumbangan capaian UM juga makin meningkat.
Baca Juga: Target Ranking Naik, LPPM UM Dorong Publikasi Internasional Tambah Insentif Riset
“Kami ingin meningkatkan kinerja lebih bagus, LPPM, Inovasi, Publikasi Akademik, Lab terpadu, akan meningkatkan sumbangan capaian UM,” tambahnya.
Menutup wawancara, Prof Markus menyampaikan harapannya agar seluruh sivitas akademika UM dapat bekerja sama dalam meningkatkan kualitas penelitian dan inovasi demi meningkatnya kualitas UM di level nasional maupun internasional.
“Terima kasih atas kepercayaan, arahan pimpinan kami perlukan, beberapa pernik, dan loncatan kinerja, budaya penelitian, karya karya unggul hanya bisa dicapai dengan kerja yang lebih dari tahun sebelumnya, dan ini harus dilakukan bersama seluruh civitas UM, semua lini, sektor harus bekerja, diberi ruang untuk maju. Pedoman, arahan, sistem aplikasi, data, menjadi bagian penting dari kemajuan bersama,” harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Azmi Azaria Fidaroini
Editor: Dwi Lindawati








