Puisi Yubentade: Sebongkah Tanah Surga

  • Bagikan
Ilustrasi secuil tanah surga yang diturunkan ke Bumi. (Ilustrasi: liuzishan/Freepik)

Sebongkah tanah surga jatuh ke bumi
Menjadi mutiara dan zamrud khatulistiwa bumi
Menjadi incaran para manusia jeli
Merupakan karunia Ilahi

Sebongkah tanah surga jatuh ke bumi
Direbut oleh darah para pejuang tak terperi
Direbut oleh jeritan air mata tergetir
Meregang jutaan nyawa yang berarti

Sebongkah tanah surga jatuh ke bumi
Serang! Serbu dengan bambu runcing
Tapi tiba-tiba dudududurudududu
Dan buum hancur tak berisisa

Sebongkah tanah surga jatuh ke bumi
Wahai individu congkak!
Kami tak gentar dengan bom yang membumihanguskan bumi
Kami tak getir dengan peluru yang menancap di dada dan mata kami

Sebongkah tanah surga jatuh ke bumi
Meski kami telah bersama peluh darah dan air mata yang mengalir ratusan tahun
Kehadiranmu hanya menguji keutuhan kami
Camkan!

 

Yubentade –  Mahasiswa STIDDI Al-Hikmah Jakarta
Seorang perempuan yang sedang belajar menulis. Mencoba untuk memberikan jari-jari ini kesempatan untuk lebih produktif. Suka pisang, siomay, teh dan jalan kaki.

  • Bagikan