Rindu Humanisme Gus Dur, Tugu Media Group Gelar Haul ke-12 Guru Bangsa Itu Secara Hybrid

Rindu Humanisme Gus Dur, Tugu Media Group Gelar Haul ke-12 Guru Bangsa Itu Secara Hybrid

  • Bagikan
Dr H Isroqunnajah MAg (kanan),
Dr H Isroqunnajah MAg (kanan), Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UIN Malang memberikan sambutan di acara haul Gus Dur ke-12, Selasa (4/1/2021). (Foto: Feni)

MALANG, Tugujatim.idHaul Gus Dur ke 12 yang digelar secara hybrid berlangsung khidmat di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN) Malang, Selasa (4/01/2022). Event ini diselenggarakan oleh Tugu Media Group (Tugu Malang ID dan Tugu Jatim ID) dengan mengusung tema ‘Meneladani Gus Dur dalam Kepemimpinan dan Humanisne’.

Beberapa tokoh penting hadir dalam acara tersebut, di antaranya Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji, Wakil Bupati Malang, Drs H Didik Gatot Subroto, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Dr H Isroqunnajah MAg, Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Dr Pieter Sahertian, dan CEO Tugu Media Group, Irham Thoriq, serta Forkopimda se-Malang Raya.

Bayu Eka, Ketua Pelaksana, mengatakan bahwa Haul Gus Dur yang berkerjasama dengan UIN Malang ini merupakan kegiatan yang berlangsung untuk kedua kalinya. Tujuannya, untuk mengenang sekaligus memberikan penghormatan terhadap almarhum presiden ke-4 RI, KH Abdurrachman Wahid.

“Semoga senantiasa kita dapat meneladani Gus Dur yang dikenal sebagai bapak sosial ini karena gagasan sekaligus pembelaan beliau yang konsisten terkait pentingnya menghormati perbedaan sebagai bangsa yang beragam,” ujarnya.

Suasana haul Gus Dur ke-12 di UIN Malang berlangsung khidmat. (Foto: Feni)

Sementara, Dr H Isroqunnajah MAg memberikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi yang berlangsung dengan protokol kesehatan ketat tersebut. Menurutnya, setelah 12 tahun meninggalnya Gus Dur, sosoknya yang menembus batas perbedaan apapun tetap menginspirasi.

“Kita semua tahu betapa substantif ajaran agama untuk menyayangi apa saja yang ada di alam semesta ini. Sosok Gus Dur menenbus batas perbedaan apapun baik¬† agama, ras dan budaya. Beliau menempatkan bahwa kasih diatas segalanya,” imbuhnya.

“Karena itu 12 tahun masa yang lama, kita seolah ditinggal lama sekali oleh Gus Dur dan merindukannya. Seorang Gus Dur di mana saja akan menginspirasi kita semua sebagai bagian dari umat manusia dalam berbangsa dan bernegara. Maka siapapun yang tidak paham dengan Gus Dur, mengutip ucapannya, ya biarin saja gitu saja kok repot,” sambung dia.

Dalam acara ini, sederet narasumber siap dihadirkan untuk kembali mengenang sosok mantan Presiden RI ke-4 tersebut. Di antaranya, Jaringan Gusdurian dan Anak ke-3 Gus Dur Anita Wahid, Wakil Gubernur Jawa Tengah H Taj Yasin Maimoen.

Selain itu, ada Rektor UIN Malang Prof Dr M Zainuddin MA, Kepala Protokol Istana Era Gus Dur dan Mantan Pemred Majalah Tempo Wahyu Muryadi, dan Wali Kota Pasuruan Drs H Saifullah Yusuf.

Untuk diketahui, Haul Gus Dur kali ini digelar secara hybrid. Namun, peserta offline event ini terbatas. Adapun, event ini turut didukung penuh oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), OJK Malang, Pertamina, Grand Mercure Malang, Climate Change Frontier dan Malang Strudel.

  • Bagikan