• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam (IAI) Qomaruddin Gresik memiliki inisiatif untuk melakukan kegiatan pelestarian manuskrip keislaman melalui metode digitalisasi. (Foto: PSP IAI Qomaruddin Gresik)

Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam (IAI) Qomaruddin Gresik memiliki inisiatif untuk melakukan kegiatan pelestarian manuskrip keislaman melalui metode digitalisasi. (Foto: PSP IAI Qomaruddin Gresik)

Sambut Bulan Ramadhan, PSP IAI Qomaruddin Gresik Lakukan Digitalisasi Manuskrip Keislaman

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

GRESIK, Tugujatim.id – Menyambut bulan suci Ramadhan, Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam (IAI) Qomaruddin Gresik memiliki inisiatif untuk melakukan kegiatan pelestarian manuskrip keislaman melalui metode digitalisasi.

Dilaksanakan atas kerja sama dengan program ‘Digital Repository of Endangered and Affected Manuscripts in Southeast Asia’ (DREAMSEA) yang dikelola Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan ‘Centre for the Study of Manuscript Culture’ (CSMC) University of Hamburg.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

Ketua PSP, Mohamad Anas, menerangkan manuskrip yang bakal digitalisasi merupakan karya yang ditulis para ulama di Gresik, Jawa Timur, sejak tahun 1740. Jumlahnya mencapai 74 jilid manuskrip.

“Sebelumnya, manuskrip-manuskrip tersebut disimpan sejumlah keturunan pendiri Pondok Pesantren Qomaruddin, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik. Setelah dilakukan digitalisasi, manuskrip-manuskrip tersebut akan dikumpulkan menjadi satu koleksi utama di lingkungan pesantren,” terang Anas, Selasa (13/04/2021) siang.

Selain itu, program digitalisasi ini dilaksanakan 09-17 April 2021. ‘Academic Expert DREAMSEA’, Agus Iswanto menegaskan bahwa selama sembilan hari pihaknya berupaya menghasilkan 5.500 halaman manuskrip digital.

Tumpukan manuskrip keisllaman yang akan didigitalisasi oleh Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam (IAI) Qomaruddin Gresik . (Foto: PSP IAI Qomaruddin Gresik)
Tumpukan manuskrip keisllaman yang akan didigitalisasi oleh Pusat Studi Pesantren (PSP) Institut Agama Islam (IAI) Qomaruddin Gresik . (Foto: PSP IAI Qomaruddin Gresik)

“Selain melakukan digitalisasi, kami juga memiliki agenda untuk mendampingi pihak pesantren mengungkap kandungan isi dalam manuskrip-manuskrip keislaman tersebut,” jelas Agus di Gedung Pondok Pesantren Qomaruddin.

Secara umum, manuskrip koleksi Pondok Pesantren Qomaruddin menunjukkan ragam aktivitas literasi keislaman yang pernah terjadi di masa silam.

Para ulama menuliskan karya-karyanya dalam berbagai bahasa seperti Arab, Melayu, dan Jawa yang tercermin dalam beragam aksara seperti Arab, Jawi, dan Pegon. Sementara, keragaman juga tercermin dalam bahan manuskrip yang digunakan seperti kulit hewan, kertas dluwang, dan kertas Eropa.

Agus yang juga Peneliti Balai Litbang Agama Semarang menambahkan bahwa hasil digitalisasi manuskrip Pondok Pesantren Qomaruddin akan tersedia dalam sebuah database manuskrip Asia Tenggara yang dikelola oleh DREAMSEA.

“Dalam database tersebut, untuk menghindari penyalahgunaan data, manuskrip-manuskrip digital tersebut hanya bisa dibaca secara daring tanpa harus mengunduh data manuskripnya,” imbuhnya.

Selain itu, pihak pesantren sebagai pemilik manuskrip juga akan mendapatkan salinan data manuskrip digitalnya. Hal ini tentu saja sangat membantu jika pihak pesantren memiliki rencana untuk pengembangan perpustakaan digital manuskrip secara mandiri.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Muhammad Nawawi menyambut baik inisiatif pelestarian karya ulama di lingkungannya. Dirinya menegaskan bahwa digitalisasi akan membuat karya-karya ulama pesantren menjadi lebih mudah diakses.

“Semua karya jadi dapat diakses masyarakat umum tanpa harus merusak fisik manuskripnya. Sehingga, pihaknya berharap, melalui program ini akan menambah semarak kajian keislaman yang menjadi ciri khas pesantren,” pungkasnya.

Tags: Gresikperpustakaan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

Next Post
Minuman sirih merek Piyantun yang diproduksi di Rumah Kreatif Desa Mojodeso, Bojonegoro. (Foto: Istimewa/Tugu Jatim)

Dosen STIKes Icsada Bojonegoro Bikin Minuman Sirih Kekinian yang Mengatasi Penyakit Prostat

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID