Fenomena Second Lead Syndrome di Kalangan Pecinta Drama

  • Bagikan
Second Lead Syndrome yang banyak menimpa penggemar drama Korea. (Foto: Dokumen)
Second Lead Syndrome yang banyak menimpa penggemar drama Korea. (Foto: Dokumen)

Tim Han Ji Pyong vs Nam Do San, kamu tim yang mana nih? Baru-baru ini penggemar drama Korea Start-Up semakin gencar memperdebatkan tokoh kesayangannya di drama ini. Banyak yang mengharapkan si pemeran utama wanita, So Dal Mi, berakhir dengan Han Ji Pyong yang merupakan pemeran utama kedua (second lead). Kegigihanmu untuk membela nasib second lead ini juga ada istilahnya lho. Fenomena ini dikenal dengan Second Lead Syndrome.

Second Lead Syndrome mengarah pada sikap di mana kamu sangat mengharapkan nasib baik untuk si second lead. Kamu merasa bahwa pemeran utama wanita lebih pantas untuk bersanding dengan second lead daripada dengan main lead.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: 6 Rekomendasi Drama Saeguk, Drama Korea Berlatar Belakang Kerajaan

Ada 4 alasan utama menurut penggemar second lead mengapa fenomena Second Lead Syndrome ini menyakitkan.

1. Second Lead selalu memiliki karakter lebih baik

Second Lead terkadang memiliki peran atau karakter yang juga disukai pemirsa. (Foto: Dokumen)
Second Lead terkadang memiliki peran atau karakter yang juga disukai pemirsa. (Foto: Dokumen)

Kebanyakan drama memiliki pola yang sama, di mana main lead memiliki karakter dingin, arogan, egois, dan hanya peduli dengan dirinya sendiri. Sedangkan second lead adalah mereka yang berhati lembut dan tipikal ksatria yang selalu ada ketika pemeran wanita membutuhkan bantuan.

Namun di sepanjang alur cerita, main lead akan menyadari sifatnya dan mulai meluluhkan sifat dinginnya untuk lebih dekat dengan pemeran utama perempuan. Hal inilah yang membuat penggemar second lead merasa miris karena kehadiran second lead akan semakin tersisihkan dari sisi pemeran utama perempuan.

Salah satu drama yang menggambarkan kondisi ini adalah drama Boys Over Flowers. Dalam drama ini, Yoon Ji Hoo sebagai second lead ditampilkan sebagai karakter dengan penuh karisma, seorang intelektual, dan calon dokter. Namun kenyataannya, cerita berakhir dengan Jan Di yang sangat menyukai Jun Pyo.

Baca Juga: Fans Kpop Harus Bangga, Sebab Paham Budaya Korea Punya Banyak Manfaat

2. Kehidupan masa lalu yang tragis juga sebabkan Second Lead Syndrome

Belum cukup dengan nasib yang tidak bisa bersama dengan pemeran utama wanita, second lead biasanya juga dibumbui dengan kisah masa lalu mereka yang kelam. Hal ini semakin menambah kesedihan bagi second lead dan penggemarnya.

Sebut saja Choi Young Do di drama The Heirs yang digambarkan mengalami masa lalu pahit tentang keluarganya. Terlepas dari hal ini, Young Do selalu menampilkan sifat kuatnya terlepas dari kenangan masa lalu dan cintanya yang tak terbalas dari Cha Eun Sang.

3. Cinta yang bertepuk sebelah tangan

Seberapa keras penggemar menginginkan akhir yang bahagia untuk second lead, sutradara dan penulis drama tentu sudah memiliki rencana sendiri. Seolah sudah menjadi takdir bagi second lead bahwa cintanya memang akan bertepuk sebelah tangan.

Salah satu drama yang menyuguhkan kisah cinta bertepuk sebelah tangan yang paling menyedihkan bisa dilihat di drama While You Were Sleeping. Han Woo Tak sebagai second lead harus terus menerus melihat gadis yang ia sukai, Nam Hong Joo, menangis dan memberikan perhatian lebih untuk Jung Jae Chan. Apa ada hal yang lebih menyakitkan dari hal ini?

Baca Juga: Rekomendasi Film Animasi Keluarga yang Cocok untuk Menemani Akhir Pekan

4. Akhir cerita yang menyedihkan

Pada akhirnya second lead memang harus merelakan gadis yang ia sukai meskipun terkadang ada pemeran wanita lain yang dihadirkan untuk menemani second lead. Namun apakah ini yang diinginkan penonton?

Pada nyatanya, banyak penggemar yang tidak begitu puas dengan pilihan memasangkan second lead dengan wanita lain. Hal ini karena pada dasarnya penggemar hanya ingin second lead berakhir dengan wanita pujaannya.

Bahkan hal terburuk yang terjadi, biasanya second lead hanya dibiarkan tanpa mempedulikan nasib cintanya. Hal terpenting adalah main lead akan mendapatkan cinta dari si pemeran utama wanita.

Terlepas dari apapun pendapat penggemar, pada nyatanya hak penuh memang dimiliki oleh penulis dan sutradara. Dari 4 alasan diatas apa sebenarnya alasan kamu lebih mengidolakan second lead? (Andita Eka W/gg)

 

Referensi: sbs.com

  • Bagikan