Tak Wajib Syahadat, Terduga Kelompok Aliran Sesat Kabupaten Pasuruan Juga Menolak Percaya Qada dan Qadar - Tugujatim.id

Tak Wajib Syahadat, Terduga Kelompok Aliran Sesat Kabupaten Pasuruan Juga Menolak Percaya Qada dan Qadar

  • Bagikan
Kelompok aliran sesat. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)
Febridijanto bersama ayahnya Mahfudijanto, anggota terduga kelompok aliran menyimpang saat melakukan klarifikasi pada Minggu (15/05/2022). (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

PASURUAN, Tugujatim.id – Selain tidak meyakini hadis nabi, terduga kelompok aliran sesat di Kabupaten Pasuruan tidak percaya syahadat sebagai syarat wajib untuk masuk Islam. Kelompok ini juga punya pandangan berbeda soal rukun Islam dan rukun iman.

Febridijanto, 28, anggota terduga kelompok aliran sesat, ini menolak jika kelompoknya dianggap tidak menjalankan rukun imam dan rukun Islam. Hanya saja, mereka tidak memercayai syahadat sebagai syarat masuk Islam. Mereka merasa cukup hanya dengan membaca syahadat ketika salat.

“Saya baca syahadat saat salat. Tapi untuk masuk Islam, saya tidak mengakui syahadat untuk masuk,” ujar Febri saat ditemui pada Minggu (15/05/2022).

Menurut dia, syarat masuk Islam adalah dengan menjalankan ibadah sesuai dengan yang mereka pelajari.

“Nggak ada jaminan kalau syahadat. Ada yang syahadat, tapi mencuri. Kami tetap ibadah kok, salat, zakat, dan puasa. Kalau haji nggak wajib,” ungkapnya.

Selain itu, kelompok yang dianggap menyimpang dari ajaran Islam ini hanya memercayai sebagian rukun iman. Dari keenam rukun iman, mereka tidak memercayai adanya Qada dan Qadar.

“Kalau Qada dan Qadar ada, coba sebutkan apa ada ayat Al-Qur’an yang menyatakan itu,” ujarnya.

 

 


Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugujatim , Facebook Tugu Jatim
Youtube Tugu Jatim ID , dan Twitter @tugujatim

 

 

  • Bagikan