• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus penganiayaan.

Sosok terdakwa Ahmad Asrafi alias Rafi, 20, saat rekonstruksi adegan penganiayaan di depan Stadion Untung Suropati, Selasa (07/11/2023), yang menewaskan Afrizal Ramadani, 24. (Foto: Laoh Mahfud/Tugu Jatim)

Divonis 12 Tahun, Terdakwa Kasus Penganiayaan di Stadion Pasuruan Langgar Pasal Pembunuhan

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Sidang kasus penganiayaan di depan Stadion Untung Suropati Pasuruan yang menewaskan Afrizal Ramadani, 24, memasuki agenda putusan. Terdakwa Ahmad Asrafi alias Rafi, 20, divonis bersalah atas tindak pidana pembunuhan terhadap pemuda asal Kecamatan Gadingrejo tersebut.

Sidang putusan ini digelar di ruang cakra, Pengadilan Negeri (PN) Kota Pasuruan, Selasa (07/11/2023). Ruangan sidang terlihat ramai dipenuhi orang, baik dari keluarga korban maupun keluarga terdakwa.

You might also like

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

20/07/2026 12:04 PM
Gudang distributor makanan.

Terungkap! Warga Gresik Bobol Gudang Distributor Makanan di Kota Batu, Kirim Barang Curian lewat Ekspedisi

18/07/2026 11:52 AM

Usai vonis dibacakan, tampak ayah dari Afrizal terlihat menyeka air matanya yang berlinang. Vonis dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim I Komang Ari Anggara Putera.

Komang menyatakan bahwa terdakwa kasus penganiayaan Ahmad Asrafi telah secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melanggar Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan. Menurut dia, keputusan untuk menerapkan pasal tindak pidana pembunuhan tersebut merupakan hasil pertimbangan terhadap fakta-fakta persidangan.

“Musyawarah majelis hakim, kami dari pengadilan menganggap terdakwa itu melanggar 338 KUHP atau atau pasal pembunuhan,” ujar Komang.

Pemuda asal Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, ini divonis dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun. Vonis ini sama dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman 12 tahun penjara.

Komang menjelaskan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dikenakan terhadap terdakwa Ahmad Asrafi karena majelis hakim menilai ada unsur kesengajaan. Unsur kesengajaan yang dimaksud adalah terkait dengan niat serta pengetahuan terdakwa atas kemungkinan adanya dampak kematian korban ketika penganiayaan tersebut dilakukan.

“Secara teori di sini, bedanya antara pasal penganiayaan dengan pembunuhan adalah kalau pembunuhan berhubungan dengan pengetahuan terdakwa atas kemungkinan yang terjadi, jadi dilihat dari niat awalnya apa,” jelasnya.

Selain itu, pemuda yang akrab disapa Rafi ini juga diharuskan membayar uang restitusi senilai Rp35.900.000. Uang restitusi tersebut dibebankan kepada terdakwa karena sebagai uang pengganti biaya perawatan Afrizal selama di rumah sakit.

“Jadi, uang restitusi itu untuk meringankan beban keluarga korban,” jelasnya.

Uang restitusi tersebut sudah dibayarkan oleh pihak terdakwa sebelum sidang putusan digelar. Menurut Komang, pembayaran uang restitusi tersebut juga jadi salah satu pertimbangan hakim untuk tidak menjatuhkan vonis hukuman maksimal 15 tahun pada korban.

“Pasal 338 KUHP itu kan maksimalnya 15 tahun penjara, tapi karena sudah membayarkan restitusi, jadi pertimbangan kami memutus hukuman 12 tahun penjara, mungkin kalau tidak membayar ya di atas itu (vonis hukuman),” ujarnya.

Sebagai informasi, insiden kasus penganiayaan di depan Stadion Untung Suropati yang menewaskan Afrizal Ramadani terjadi pada Sabtu (27/05/2023). Pemuda asal Kecamatan Gentong ini dianiaya oleh Ahmad Asrafi dengan cara ditendang di bagian kepala menggunakan lututnya.

Motif penganiayaan ini disinyalir dipicu oleh salah paham. Korban dianggap hendak menantang pelaku yang kala itu tengah berhenti dan berjoget di tengah jalan, tepatnya di simpang empat balai kota.

Korban sempat dirawat secara intensif hingga dirujuk ke RSUD Jombang. Namun, Afrizal dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada Jumat (02/06/2023).

Writer: Laoh Mahfud

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Pasuruan hari iniBerita penganiayaanKasus dugaan penganiayaanKorban penganiayaanKota Pasuruan hari iniMotif pelaku penganiayaan
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Tuban

Polresta Tuban Ungkap Kasus Kekerasan Seksual terhadap Anak, Ayah Tiri Jadi Tersangka

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 12:04 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual terhadap seorang anak di bawah umur. Seorang pria berinisial...

Gudang distributor makanan.

Terungkap! Warga Gresik Bobol Gudang Distributor Makanan di Kota Batu, Kirim Barang Curian lewat Ekspedisi

by Dwi Linda
18/07/2026 11:52 AM
0

BATU, Tugujatim.id – Satreskrim Polres Batu berhasil mengungkap kasus pembobolan gudang distributor makanan di Kota Batu, Jawa Timur. Seorang pria...

Tuban

Komplotan Pencuri Lintas Kota Dibekuk Polresta Tuban, Sasar Lima Toko Modern

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 10:00 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Satreskrim Polresta Tuban membekuk komplotan pencuri lintas kota yang beraksi di lima toko modern di Kabupaten Tuban....

Anggota Polres Blitar

Nasib Oknum Anggota Polres Blitar yang Positif Sabu, Kini Resmi Ditangani Propam

by Mochamad Abdurrochim
17/07/2026 7:45 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menyeret oknum anggota Polres Blitar berinisial N kini memasuki babak baru. Pihak...

Next Post
Demo Day Champion.

Demo Day Champion, Komunitas Startup Malang Perkuat Peluang Usaha Alumnus Binus University

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID