• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Komunitas trail.

Ratusan rider tergabung dalam komunitas motor trail tengah terjebak di hamparan tanah berlumpur yang merupakan habitat bunga edelweis endemik di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. (Foto: tangkapan layar @MrBekalicky89)

Viral! Dugaan Anggota Komunitas Trail Rusak Habitat Edelweis di Ranca Upas Bandung

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

BANDUNG, Tugujatim.id – Kabar kurang sedap berasal dari ratusan anggota komunitas trail saat beraksi di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Mereka dikecam warganet karena diduga merusak habitat edelweis rawa saat melintasinya. Akibatnya, habitat itu rusak parah.

Padahal, habitat bunga itu populasinya mulai langka. Salah satu kecaman dari akun Twitter bernama @MrBekalicky89 pada Selasa (07/03/2023). Dia mengunggah dan menyertakan sejumlah video yang menampakkan hancurnya habitat bunga edelweis di Ranca Upas usai dilintasi ratusan anggota komunitas trail.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
habitat edelweis.
Pemerhati lingkungan Mang Uprit menunjukkan hamparan bunga edelweis yang telah mati usai habitatnya rusak dan porak-poranda usai dilintasi ratusan rider komunitas motor trail. (Foto: tangkapan layar @MrBekalicky89)

Video tersebut menunjukkan kerumunan ratusan anggota komunitas trail yang melintasi area tempat bertumbuhnya bunga keabadian tersebut. Padahal, area itu sudah tertancap tanda larangan untuk dilintasi. Tampak para rider bahkan terjebak di medan berlumpur, tempat tumbuhnya bunga edelweis di sana.

Akun @MrBekalicky89 mencuitkan kejadian tersebut terjadi pada 5 Maret 2023 yang ternyata adalah sebuah event off-road. Parahnya, event ini justru disponsori Perum Perhutani. Padahal, Perum Perhutani punya kewajiban melindungi kekayaan hayati.

Tentu saja, aktivitas tersebut membuat area habitat bunga edelweis hancur dan porak-poranda. Unggahan tersebut lantas membuat warganet ikut geram dan mengecam tindakan tidak bertanggung jawab.

”Peran babi hutan alias celeng sebagai hama, kini diganti komunitas Motor KLX & Trail dengan izin Dinas Perhutani yang gemar off-road merusak lingkungan, tanaman warga dan bunga edelweis rawa di Ranca Upas, Ciwideuy-Bandung, 05 Maret 2023,” begitu bunyi salah satu utasnya.

Motor trail rusak habitat edelweis.
Pemerhati lingkungan Mang Uprit menunjukkan bunga edelweis endemik Ranca Upas yang kini susah ditemui dan hanya tersisa di dua tempat. (Foto: tangkapan layar @MrBekalicky89)

Selain itu, akun @MrBekalicky89 juga menyertakan video kecaman dari seseorang bernama Mang Uprit yang disinyalir adalah pemerhati lingkungan dan pembudi daya bunga edelweis di habitat tersebut. Mang Uprit tampak kesal dengan perbuatan komunitas trail tersebut.

“Paham nggak? Lihat nih, hancur! Kalau gak percaya nih, apa ini, Lihat! Nah, tumbuh lagi nggak? Susah! Menghijaukan lokasi, kapan hijau lagi? Lama!” ujar Mang Uprit sambil memperlihatkan bunga edelweis rawa yang sudah mati.

Baca Berita Lainnya:

Crazy Rich Surabaya Wahyu Kenzo Ditahan terkait Dugaan Penipuan Robot Trading ATG

Wahyu Kenzo Raup Untung Rp9 T, Hasil Menipu 25 Ribu Korban lewat Robot Trading ATG

Kronologi Crazy Rich Surabaya Wahyu Kenzo Ditangkap

Cari Cuan dari Robot Trading ATG, Wahyu Kenzo Diduga Miliki Rumah Mewah di Malang

Menurut Mang Uprit, bunga edelweis rawa Upas merupakan jenis bunga yang sudah langka. Dia mengatakan, hanya tersisa di dua tempat saja. Namun, kini habitat edelweis yang dirawatnya sudah hancur. Butuh waktu lama untuk kembali memulihkannya.

”Kepada Yth Presiden @jokowi dan Menteri @KemenBUMN bapak @erickthohir dan @KementerianLHK BUBARKAN PERHUTANI. Video di bawah bukti Perhutani sponsori event KLX & Trail offroad perusak vegetasi alam, bunga Edelweis Rawa di Ranca Upas, Ciwidey – Kab. Bandung, Prop. Jawa Barat,” tegas @MrBekalicky89.

Habitat edelweis rusak.
Anggota komunitas motor trail saat terjebak di hamparan tanah berlumpur habitat bunga edelweis endemik di Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. (Foto: tangkapan layar @MrBekalicky89)

Pasca viral, komunitas KLX dan motor trail itu memberikan klarifikasi dan permintaan maaf atas perbuatannya. Mereka juga melakukan tanam ulang bunga edelweis di lokasi pada 7 Maret 2023.

”Pulihnya belum tentu. Rusak dulu, viral dulu baru pencitraan,” timpalnya.

Sejak diunggah, cuitan @MrBekalicky89 telah menuai reaksi beragam dari warganet. Rata-rata, warganet mengecam atas ulah komunitas motor trail yang dinilai semakin meresahkan dari hari ke hari. Hingga kini, cuitan itu mendapat 4.746 reaksi atau komentar, 18 ribu lebih retweet, dan 37 ribu likes.

”Apakah hobinya anak trail itu memang merusak alam? Geber-geber knalpot di jalan pedesaan pinggir sawah dll?” ujar @andriandinora mengomentari unggahan tersebut.

”Orang kek gini cocoknya kalo mati kuburannya dijadiin lintasan trail,” timpal @godhendi.

Tags: Bandung hari iniBerita Bandung hari iniBerita habitat edelweis di Bandung rusak parahHabitat edelweisHabitat edelweis langkaHabitat edelweis rawa di BandungKomunitas motor trailMotor trailMotor trail rusak habitat edelweis
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Goa Selomangleng Tulungagung.

Goa Selomangleng Tulungagung: Harga Tiket, Lokasi, dan Jejak Sejarah Peradaban Majapahit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID