• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
UM tugu jatim

Sesi kedua Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan dengan topik Critical Thingking dan Public Speaking. Foto: dok FPsi UM

Alumni Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang Ikuti Pelatihan Critical Thinking dan Public Speaking

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Advertorial
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Fakultas Psikologi Universitas Negeri Malang (FPsi UM) menggelar pelatihan daring untuk para alumninya, pada Sabtu (5/8/2023). Dalam pelatihan dengan topik “Critical Thinking dan Public Speaking” ini, sebanyak 30 alumni FPsi UM mulai dari angkatan 2021 hingga 2023 turut berpartisipasi.

Pelatihan ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan. Urgensi tersebut menjadi alasan topik ini menjadi pilihan dalam sesi kedua rangkaian Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan 2023.

You might also like

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM
DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

02/06/2026 7:00 PM

Didapuk sebagai narasumber, Yuliana Muksti R SPsi MSi selaku dosen Fakultas Psikologi dan Pendidikan di Universitas Al Azhar Indonesia. Sedangkan narasumber lainnya adalah Samuel Al Mawaman, praktisi psikologi yang juga ahli dalam bidang public speaking dan konsultan.

Pelatihan Critical Thingking, Alumni Fakultas Psikologi UM Diajak Berpikir Kritis

Dalam materinya, Yuliana menekankan urgensi critical thinking (CT) dan quarter life crisis (QLC). Mengutip pendapat Facione, CT merupakan pengaturan proses penilaian yang bertujuan untuk menghasilkan pengartian, analisis, evaluasi, keterkaitan mengenai suatu hal dengan mempertimbangkan adanya bukti, konsep, metode, kriteria, konteks untuk memperolehnya.

“Setidaknya, CT terbentuk dari tiga bagian dari kompleksitas kognitif, yakni analisis, evaluasi, dan kreasi. CT juga mencakup motivasi, atensi, dan open mindedness. Singkatnya, CT berarti berpikir secara sadar mengenai tindakan berpikir Ketika hal itu terjadi,” jelas Yuliana melalui Zoom meeting.

Kemampuan CT dianggap penting untuk para alumni FPsi UM sebab berkaitan dengan masalah kesehatan mental. Dengan kemampuan berpikir kritis, maka akan mencegah seseorang untuk terjun ke pemikiran irasional, yang nantinya bisa mengarah pada masalah kesehatan mental.

Dibandingkan dengan intelegensi, menurut Yuliana, kemampuan CT lebih berperan untuk menyelesaikan masalah hidup. Namun, ia juga juga menyebut bahwa CT berbeda dengan self-criticism.

“Self-critical perfectionism justru dapat mengarah pada depresi sebab adanya asumsi yang keliru yang mengarahkan pada kesalahan berpikir dan self defeating behavior yang dapat menyebabkan stres. Jadi, CT sebaiknya bersifat netral, imparsial, dan tidak emosional,” imbuhnya.

Hubungan Berpikir Kritis dan Quarter Life Crisis

Selaku akademisi, Yuliana juga menjelaskan bahwa CT juga berkaitan dengan QLC. Krisis yang umum terjadi di usia 20-an akibat dari perasaan cemas dan takut akan masa depan, seperti karier, pekerjaan, hubungan percintaan, dan sebagainya.

Orang yang berada di masa dewasa awal perlu waspada dengan gejala QLC seperti bimbang dalam pengambilan keputusan, merasa cemas, putus asa, tertekan, memiliki penilaian diri yang negative, khawatir terhadap hubungan interpersonal, dan terjebak dalam situasi yang sulit.

Alumni FPsi UM Dilatih Hadapi Ketakutan Bicara Di Depan Publik

Riset terhadap 3.000 manager oleh Christine Stuart-ketakutan terbesar orang Amerika: berbicara di depan umum adalah ketakutan pertama melebihi ketakutan akan kehancuran keuangan bahkan kematian. Data ini disampaikan oleh Samuel.

Ia menjelaskan bahwa public speaking adalah ketrampilan yang perlu dimiliki oleh setiap orang. “Kuasailah seni bicara maka anda akan menguasai keadaan,” ucapnya menirukan quotes dari salah satu orang terkaya di dunia, Warren Buffet.

Praktisi psikologi ini juga menyebut bahwa para peserta dapat meningkatkan 50 persen nilai diri di hadapan orang lain hanya dengan belajar kemampuan berkomunikasi.

Public speaking sendiri adalah salah satu bentuk komunikasi yang mencakup empat komponen, yakni komunikator, pesan, komunikasi, dan umpan balik.

Dalam berkomunikasi, hambatan yang dialami oleh seorang komunikator dapat berupa hambatan fisik, psikologis, maupun semantic. “Cara terampuh untuk mengatasi hambatan ini adalah 6L. Latihan. Latihan. Latihan. Latihan. Latihan. Latihan,” tegas Samuel.

Di akhir sesi, pria yang juga aktif sebagai MC dan mentor publik speaking ini juga berbagi tips apa saja yang perlu dilatih agar seseorang bisa menjadi pembicara.

“Hal yang perlu diperhatikan adalah 3V, yakni verbal, vocal, visual. Aspek vocal ini terbagi lagi menjadi volume, intonasi, kejelasan AIUEO, dan power. Sedangkan aspek visual mencakup gesture dan posture seperti body language, ekspresi dan kontak mata,” pungkasnya mendetail.

Lewat sesi diskusi, para pemateri pun menjawab pertanyaan dari peserta terkait tips untuk percaya diri untuk public speaking. Sekali lagi, Samuel menegaskan bahwa persiapan yang matang dan afirmasi positif dan percaya diri menjadi kuncinya.(ads)

Penulis: Imam A Hanifah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari inifakultas psikologi universitas negeri malangFPsi UMMalang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Pegadaian Tuban

Pegadaian Tuban Jadi Sandaran UMKM Kecil Lewat KUR Bunga Ringan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 11:58 AM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Pegadaian Tuban kini tidak hanya identik dengan layanan gadai cepat. Di tengah pertumbuhan usaha mikro yang terus...

Next Post
penjual kopi tugu jatim

Penjual Kopi di Tuban Ditangkap Terkait Pengedaran Sabu-sabu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID