• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Buddy Pekerti.

Sesi coaching dengan kelompok kecil peserta Buddy Pekerti di SMAN 1 Parakansalak, Sukabumi, Senin (12/02/2024). (Foto: dok Ruber Academy)

Buddy Pekerti Edukasi Ratusan Pelajar di Sukabumi soal Anti-Bullying lewat Inovasi Boardgame

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
2 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SUKABUMI, Tugujatim.id – Bullying masih menjadi isu yang memprihatinkan di kalangan pelajar. Untuk memerangi masalah ini, Buddy Pekerti, sebuah program edukasi anti-bullying, hadir di Sukabumi dalam rangkaian FOJB Around School Education (FASE) pada Senin-Selasa (12-13/02/2024).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pondok Inspirasi bersama Forum Osis Jawa Barat (FOJB) dan didukung oleh Ruber Academy dan PT Paragon Technology and Innovation. Kali ini, roadshow boardgame Buddy Pekerti diadakan di 2 sekolah di Sukabumi.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Baca Juga: Bak Permadani Hijau Menutupi Bukit, Kawah Wurung Surga Tersembunyi di Situbondo: Bikin Pengunjung Pengen Balik Lagi

Sebanyak 140 pelajar dari SMAN 4 Kota Sukabumi dan SMAN 1 Parakansalak mengikuti kegiatan edukasi anti-bullying melalui boardgame Buddy Pekerti. Kegiatan ini menghadirkan Agus Harianto, Apriyano Supriatna, Fadel Rasyid, dan T. Tiara Mahendra sebagai Buddy Pekerti Trainer.

Untuk diketahui, Boardgame Buddy Pekerti dirancang sebagai media permainan edukatif untuk mencegah dan menekan angka bullying di kalangan anak sekolah tingkat menengah. Dalam permainan ini, para peserta akan mendapatkan 4 kartu: kartu rasa, aksi, ekspresi, dan pikir. Kartu-kartu ini dirancang untuk menstimulus peserta agar saling memahami dan menjadi buddy bagi teman-teman di sekitar mereka.

Buddy Pekerti di Sukabumi.
Sesi coaching one-on-one peserta Buddy Pekerti di SMAN 4 Kota Sukabumi, Selasa (14/02/2024). (Foto: dok Ruber Academy)

Setiap peserta dibagi dalam kelompok kecil berisi kurang lebih 10 orang. Fasilitator kemudian akan secara acak meminta beberapa orang untuk menceritakan dan menjawab pertanyaan stimulus dari kartu yang mereka peroleh. Tidak hanya itu, agar setiap peserta lebih mengenal satu sama lain, tim Buddy Pekerti menggunakan teknik coaching one-on-one, di mana setiap orang menceritakan kartunya bersama dengan rekan sebelahnya dan saling mendengarkan satu sama lain.

“Walau sejatinya fase remaja adalah fase pencarian jati diri, di mana haus akan validasi dari lingkungan sekitar. Kami bersama Buddy Pekerti ingin mengajak remaja untuk bisa saling memahami satu sama lain dengan hal yang sederhana yaitu bercerita lewat kata dan gambar yang terangkum dari permainan,” ujar Apriyani, salah satu Buddy Pekerti Trainer.

Baca Juga: Sedapnya Cwie Mie Isor Uwit, Kuliner Super Murah di Malang Cuma 12 Ribuan   

Antusiasme para peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif berpartisipasi dalam permainan dan diskusi, serta menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi tentang bullying.

“Kegiatan ini sangat luar biasa, materi bagus, banyak doorprize, gamenya juga keren banget. Saya juga mendapat motivasi dan lega bisa meluapkan emosi dan pikiran saya. Sampai-sampai saya menangis,” ujar salah satu peserta, Aditya Nouvaliandi.

Boardgame Buddy Pekerti merupakan contoh inovatif dalam upaya pencegahan bullying di sekolah. Dengan cara yang menyenangkan dan edukatif, Buddy Pekerti membantu para pelajar untuk membangun karakter dan menciptakan lingkungan sekolah yang lebih positif dan aman.

Writer: Riski Septia Putri (Member Pondok Inspirasi)

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Pondok Inspirasi x Ruber AcademyBerita Sukabumi hari iniCoaching Pondok InspirasiMember Pondok InspirasiPondok Inspirasi di SukabumiSMAN 1 ParakansalakSMAN 4 Kota SukabumiSukabumi hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Dosen Unim Mojokerto.

Raih Hibah Dikti, Begini Penelitian Dosen Unim Mojokerto soal Droplet Batuk

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID