Hujan Lima Jam, Dua Desa di Tuban Terendam Banjir

  • Bagikan
Banjir di wilayah Tuban yang merendam 2 desa. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)
Banjir di wilayah Tuban yang merendam 2 desa. (Foto: Moch Abdurrochim/Tugu Jatim)

TUBAN, Tugujatim.id – Hujan lebat yang terjadi sejak Jumat (8/1/2021) siang hingga malam hari membuat beberapa desa di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban terendam banjir. Rata-rata genangan air setinggi 30 hingga 50 cm.

Pantauan Tugu Jatim di lapangan, genangan air merendam beberapa rumah warga di Desa Bektiharjo, dan Perunggahan Wetan. Hal tersebut disebabkan oleh ailran sungai yang melintas dua desa ini tidak kuat menampung derasnya volume air hujan yang masuk. Sehingga, air sungai tersebut meluap ke rumah-rumah warga.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Baca Juga: Masa Muda, Waktu yang Tepat untuk Investasi

Kendati demikian, banjir ini hampir terjadi rutin saban tahunnya apabila intensitas hujan tinggi.

Dari keterangan Warto warga Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban yang rumahnya berada dekat bantaran sungai menuturkan, banjir kali ini tidak separah tahun sebelumnya. Namun, pihaknya tidak tahu jika hujan turun hingga besok melihat cuaca di Tuban masih hujan dan mendung.

“Semoga segera reda hujannya. Ini tadi barang-barang sudah dipindahkan agar tidak terkena genangan,” katanya.

Tak hanya itu, banjir juga merendam lahan perkarangan dan persawahan warga. Bahkan juga area halaman makam dari Bupati Pertama Tuban Raden Dandang Watjana juga terendam. Letaknya yang berada di bantaran Kali gunting (sudetan Kali Bektiharjo) membuat setiap kali hujan deras, pasti juga terkena imbasnya.

Sampai saat ini, hujan deras masih diturun di Kabupaten Tuban.

Baca Juga: 6 Tips Mudah Tetap Produktif Selama Akhir Pekan

Diberitakan sebelumnya, Stasiun Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis selama tiga hari terhitung Kamis (7/1/2021). Di beberapa daerah di Jawa Timur dilanda cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, petir dan angin kencang.

BMKG juga berikan imbauan kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan fenomena akibat cuaca buruk. Masyarakat agar selalu memantau informasi cuaca BMKG. (Moch Abdurrochim/gg)

  • Bagikan