• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kampus UB.

Prof Dr Drs Abdullah Said MSi (kanan) sebagai profesor Bidang Ilmu Perencanaan Pembangunan pada Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Prof Ananda Sabil Hussein SE MCom PhD sebagai profesor dalam Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).(Foto: Yona Arianto/Tugu Jatim)

Kampus UB Akan Kukuhkan Empat Profesor, Ada dari FIA dan FEB

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Terbaru! Kampus Universitas Brawijaya (UB) akan kukuhkan empat profesor di Gedung Samantha Krida, Kota Malang, Senin (19/06/2023). Selain profesor pertama di bidang Ilmu Hubungan Masyarakat dari FISIP dan FT, kampus UB juga akan mengukuhkan Prof Dr Drs Abdullah Said MSi sebagai profesor Bidang Ilmu Perencanaan Pembangunan pada Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) dan Prof Ananda Sabil Hussein SE MCom PhD sebagai profesor dalam Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Dalam pengukuhan besok, Prof Dr Drs Abdullah Said MSi akan menyampaikan pidato pengukuhan berjudul “Model Perencanaan Pembangunan Berbasis Pertukaran Ekonomi dan Sosial guna Meningkatkan Kesadaran Partisipasi Masyarakat”.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Dia mengatakan, perencanaan pembangunan yang umumnya ada saat ini yakni procedural planning di mana lebih bergantung pada aspek administratif. Artinya, perencana lebih pragmatis akan cepat untuk menyesuaikan karena mereka sering kali lebih condong pada gaya perencanaan tersebut.

Untuk perencanaan pembangunan theory in planning atau substantive planning, dia mengatakan, akan lebih dekat dengan penawaran untuk memecahkan persoalan sosial ekonomi yang ada di masyarakat. Ini menjadi fokus yang sebenarnya dalam perencanaan sehingga substantive planning ciptakan fleksibilitas dari hasil perencanaan yang telah dibuat.

Menurut dia, “Model Perencanaan Pembangunan Berbasis Pertukaran Ekonomi dan Sosial” merupakan model perencanaan yang efektif yang merupakan gabungan dari perencanaan prosedural serta substantif. Kedua model ini dilakukan secara bersama-sama dan didukung partisipasi dari masyarakat sebagai objek dari perencanaan pembangunan.

Baca Juga: Universitas Brawijaya Bakal Kukuhkan Profesor di FISIP dan FT Besok, Ini Orasi Ilmiahnya

”Model yang saya buat memiliki keunggulan yaitu mengetahui nilai yang ditukarkan masyarakat dalam melakukan partisipasi pada perencanaan pembangunan. Jadi, hasil program berdasarkan proses perencanaan yang lebih tepat sasaran serta berdampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Dia juga mengatakan, model ini juga fokus pada nilai-nilai sosial dan ekonomi masyarakat yang merupakan objek dari pembangunan. Selain itu, model ini juga mampu memberi pilihan bentuk-bentuk partisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat berdasarkan keenam prinsip dalam social exchage theory.

Sementara itu, Prof Ananda Sabil Hussein SE MCom PhD sebagai profesor dalam Bidang Ilmu Manajemen Pemasaran pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) mengatakan akan memberikan pidato dalam pengukuhan dengan judul ”Experiential Relationship Quality Plus (ExRQ+) Model sebagai Strategi Peningkatan Loyalitas Wisatawan menuju Tujuan Wisata Berkelanjutan”.

Berdasarkan kajian-kajian pada bidang pemasaran umum dan pemasaran pariwisata, dia mengatakan, tampak terlihat bahwa konsep relationship quality merupakan konsep penting yang dapat digunakan oleh para pemasar. Khususnya pemasar pariwisata agar mampu menciptakan sebuah hubungan jangka panjang dengan wisatawan.

Hasil penelitiannya, dia merumuskan sebuah konsep untuk menerangkan proses terbentuknya loyalitas wisatawan terhadap sebuah tujuan wisata yang diberi nama Experiential Relationship Quality Plus (ExRQ+) Model.

Sebagai konsep yang dibangun untuk menyempurnakan konsep relationship quality, konsep ExRQ+ Model memberikan beberapa kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang pemasaran.

“Model ini adalah sebuah konseptual komprehensif. Model yang mengintegrasikan relationship quality yang telah banyak dikaji oleh para peneliti sebelumnya dengan experience-engagement model yang saya kembangkan pada penelitian-penelitian sebelumnya,” kata Prof Ananda Sabil.

Dia menjelaskan, konsep ini bagaimana sebuah interaksi di antara konsumen yang dalam hal ini adalah wisatawan akan menghasilkan evaluasi dalam bentuk kepercayaan dan kepuasan. Tujuan akhirnya akan menciptakan sebuah keterlibatan emosional dan sebuah hubungan jangka panjang.

Untuk diketahui, Prof Dr Drs Abdullah Said MSi merupakan profesor aktif ke-13 di FIA dan profesor aktif ke-168 di kampus UB, serta menjadi profesor ke-314 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan oleh UB. Dan Prof Ananda Sabil Hussein SE MCom PhD merupakan profesor aktif ke-21 di FEB dan profesor aktif ke-169 di UB, serta menjadi profesor ke-315 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan oleh UB.

Sedangkan Prof Rachmat Kriyantono SSos MSi PhD dikukuhkan sebagai profesor aktif ke-2 di FISIP dan profesor aktif ke-166 di Universitas Brawijaya serta menjadi profesor ke-312 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan kampus UB. Dan Prof Dr Ir Surjono MTP dikukuhkan sebagai profesor aktif ke-16 di FT dan profesor aktif ke-167 di Universitas Brawijaya serta menjadi profesor ke-313 dari seluruh profesor yang telah dihasilkan oleh kampus UB.

Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Next Post
Proyek besar Kota Pasuruan.

Catatan BPK, Banyak Proyek Besar Kota Pasuruan Kelebihan Bayar, Apa Saja?

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID