Kuburan Massal Ditemukan di Ukraina, Diduga Pembantaian oleh Tentara Russia

  • Bagikan
kuburan massal
Kuburan massal ditemukan di Kota Sloviansk, Ukraina bagian timur Selasa (18/8/2020). (Foto: Ukraine National Police - Kepolisian Nasional Ukraina)

Ukraina – Petak kuburan massal ditemukan di Kota Sloviansk, Ukraina bagian timur Selasa (18/8/2020) lalu. Diduga, kuburan tanpa tanda dan batu nisan tersebut merupakan korban pembantaian oleh tentara Russia dan separatis pro-Russia tahun 2014 silam.

Dari laporan Kepolisian Nasional Ukraina, polisi saat ini tengah melakukan pendalaman kasus kejahatan perang tersebut. Menggali sebagian kuburan, dan melakukan penyelidikan awal temuan. Serta menyelidiki alasan kenapa kuburan tersebut disembunyikan, dan rahasia di balik pembantaian tersebut.

Sumbangan Kemanusiaan Gempa Malang

Berdasar laporan yang dilansir Ukraine Today, kuburan massal tersebut memang dinyatakan ditemukan di dekat area pemakaman. Namun area itu tanpa adanya tanda atau batu nisan di pemakaman tersebut.

“Ini sudah jelas tujuannya agar tidak ditemukan,” tulis Ukraine Today, Kamis (20/8/2020). Artikel tersebut menyatakan bahwa contoh DNA para korban saat ini telah dibawa ke ibukota Ukraina, Kiev untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Kasus Positif ASN Pemkot Batu Jadi 23 Orang, Balai Kota Among Tani Disterilisasi

Menanggapi temuan kuburan massal tersebut, dilansir dari Kharkiv Human Right Protection Group (KHPG), stasiun-stasiun televisi Russia telah menyiarkan bahwa pembantaian tersebut dilakukan oleh pihak Ukraina sendiri.

“Televisi Russia telah menyiarkan (penemuan kuburan massal, red) dan mencoba menggulirkan bahwa pembunuhan tersebut adalah ulah dari tentara Ukraina. Yang mana mereka dibunuh karena membantu tentara militan pro-Russia,” tulis KHPG yang bergerak di penegakan hak asasi manusia tersebut.

perebutan kota sloviansk
Peta penyerangan tentara Ukraina memukul mundur tentara separatis pro-Russia tahun 2014. (Foto: Wikipedia)

Untuk diketahui, penemuan kuburan massal di Kota Sloviansk ini juga bukan yang kali pertama. Pada 24 Juli tahun 2014, kuburan berisi 14 mayat warga sipil juga ditemukan. Tepatnya satu minggu setelah anggota militan separatis dan pro-Russia mundur karena terus merangseknya tentara Ukraina.

Sebagai informasi, pada tahun 2014 silam, Kota Sloviansk, Ukraina berada di bawah pendudukan dan kekuasaan dari anggota intelejen militer Russia, Igor Girkin dan kelompok separatis pro-Russia. Mulai 12 April hingga 5 Juli 2014, kota tersebut diduduki hingga akhirnya tentara Ukraina merebut kembali kota di bagian timur Ukraina tersebut.

 

Editor: Gigih Mazda

 

 

 

  • Bagikan