Lembaga Survei UMM Menangkan Incumbent di Pilkada Malang - Tugujatim.id

Lembaga Survei UMM Menangkan Incumbent di Pilkada Malang

  • Bagikan
Sanusi Didik (Sandi) Pilkada Malang 2020
Sandi. (Foto: Tim Pemenangan Sandi)

Malang – Lembaga Survei FISIP Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempatkan paslon incumbent atau petahana HM Sanusi dan Didik GS di Pilkada Malang 2020. Bahkan paslon nomor urut 1 tersebut tercatat menang di semua aspek survei yang dirilis FISIP UMM.

Tim survei sekaligus dosen komunikasi politik UMM Zen Amiruddin menjabarkan, survei dilakukan sejak 17-22 November 2020. Paslon 1 Sanusi-Didik mendapatkan tren positif senilai 77,5 persen dari aspek penilaian kinerja Sanusi sebagai Bupati incumben.

Baca Juga: Stadion Gelora Bung Tomo Siap Sambut Piala Dunia U-20, Renovasi Rampung Desember

“Temuan survei ini memperlihatkan bahwa kinerja Bupati Sanusi dalam membangun kerukunan umat beragama, peningkatan layanan kesehatan, dan peningkatan kualitas layanan publik, diakui keberhasilannya dan diapresiasi oleh publik,” kata Zen.

Namun ada sejumlah kelemahan atau catatan yang ditemukan dalam hasil survei. Pemkab Malang disebut belum berhasil dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, juga soal bantuan modal usaha kecil.

Sedangkan aspek popolatiras, kapabilitas, akseptabilitas dan elektabilitas, paslon 1 juga tercatat unggul dengan nilai 84,5 persen. Sementara paslon 2 Latifah-Didik mendapat nilai 72,2 persen dan paslon 3 Heri-Gunadi mendapat nilai 40 persen saja.

Ada juga survei aspek elektabilitas berdasarkan pertanyaan terbuka (top of mind). Hasilnya paslon 1 mendapat nilai 46 persen, paslon 2 29,67 persen dan paslon 3 6,33 persen. Sementara untuk nilai pilihan paslon oleh responden, paslon 1 mendapat 52,43 persen, paslon 2 33,67 persen, paslon 3 5,53 persen.

Baca Juga: 6 Tips Mudah Tetap Produktif Selama Akhir Pekan

“Tapi swing voter masih tinggi untuk Pilkada Malang, terutama masyarakat usia 26-35 tahun dan 36-45 tahun,” imbuhnya.

Meski lanjut Zen ada potensi responden merubah pilihannya saat pemilihan. Pihaknya juga melakukan survei untuk prediksi tingkat partisipasi masyarakat. Menurutnya partisipasi akan meningkat, karena sebagian besar atau 80,9 persen responden sudah tahu Pilkada Malang 2020.

Zen memaparkan, margin of error survei tersebut 4 persen, dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan pada 600 responden yang tersebar merata di seluruh wilayah Kabupaten Malang, dengan penarikan sampel metode multistage systematic random sampling.

Tim survei menyebut survei ini sebagai wujud kepedulian sekaligus tanggungjawab moral akademik untuk mengawal proses demokrasi yang transparan dan akuntabel menjelang Pilkada Malang. (ADV/rap/jaf)

  • Bagikan