Tabrak Lari, Pengendara Motor Satria Tewas di Jalur Pantura, Tuban - Tugujatim.id

Tabrak Lari, Pengendara Motor Satria Tewas di Jalur Pantura, Tuban

  • Bagikan
Jajaran anggota Satlantas Polres Tuban saat melakukan evakuasi korban laka lantas di Jalur Pantura, tepatnya jalan Tuban-Bancar KM 36-37, Kabupaten Tuban Sabtu (31/7/201) sore. (Foto: Humas Polres Tuban) tugu jatim tabrak lari
Jajaran anggota Satlantas Polres Tuban saat melakukan evakuasi korban laka lantas di Jalur Pantura, tepatnya jalan Tuban-Bancar KM 36-37, Kabupaten Tuban Sabtu (31/7/201) sore. (Foto: Humas Polres Tuban)

TUBAN, Tugujatim.id – Pengendara motor jenis Suzuki Satria, Jodi Aby Ferniawan (23), tewas usai menjadi korban tabrak lari kendaraan truk di Jalur Pantura, tepatnya di Jalan Tuban-Bancar Km 36-37 Desa Bancar, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Sabtu (31/7/2021) sore.

Kanit laka Satlantas Polres Tuban, Ipda Eko Sulistyono saat dikonfirmasi mengatakan, korban merupakan warga Desa Bancar, Kecamatan Bancar. Korban terlibat kecelakaan lalu lintas dengan sebuah truk yang hingga saat ini belum diketahui identitas pengendaranya. Hingga kini, anggota kepoliisian masih terus melakukan penyelidikan.

“Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka parah di tubuhnya,”ujar Ipda Eko Sulistyono ketika dikonfirmasi Tugu Jatim lewat pesan singkatnya, Minggu (1/8/2021).

Ia membeberkan, bahwa peristiwa tabrak lari dan kecelakaan maut itu bermula saat kendaraan sepeda motor Suzuki Satria dengan nomor polisi S 5741 IN melaju dari arah barat ke timur di Jalan Tuban-Bancar. Ketika pengendara hendak mendahului kendaraan yang berada searah di depannya dan masuk di lajur kanan, dari arah berlawan terdapat kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya melintas. Kecelakaan nahas pun tak terhindarkan. Sedangkan truk yang menabrak segera kabur meninggalkan lokasi.

“Diduga saat mendahului kendaraan, pengenadra sepeda motor Suzuki ini, dalam pandangan tidak bebas,” ungkap pria akrap dipanggil Eko ini.

Petugas yang mengetahui, segera menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban, dan mengamankan barang bukti yang ada.

“Korban kita evakuasi ke rumah sakit untuk selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga,” terangnya.

Ditaksir, kerugian materi dalam kejadian tersebut sekitar Rp 2 juta.

 

 

  • Bagikan