Belum Dicetak, Distributor Kejar Buku Trilogi The Power of Silaturahim - Tugujatim.id

Belum Dicetak, Distributor Kejar Buku Trilogi The Power of Silaturahim

  • Bagikan
Buku Trilogi The Power of Silaturahim. (Foto: Dokumen)
Buku Trilogi The Power of Silaturahim. (Foto: Dokumen)

Tugujatim.id – Pada akhir November silam, seorang kawan yang berposisi sebagai manajer salah satu distributor buku terbesar di Jakarta menghubungi saya via pesan WhatsApp (WA). Kami saing bertanya dan berbalas kabar. Dia sempat tanya apakah ada buku baru yang siap diedarkan. Saya katakan kepadanya ada dua buku yang siap terbit dan insyaa ALLAH naik cetak awal Desember 2020.

“Sudah kelar dumynya pak? Boleh dikirimkan dumynya dulu pak,” kata dia.

Ketika itu, pengerjaan dua buku dimaksud sudah pada pemeriksaan tahap akhir atau finishing. Pengecekan akhir itu menyangkut kelengkapan, baik sampul depan, dalam, dan belakang, kesesuaian daftar isi dan isinya, kata pengantar, kesesuaian header pada setiap bab, ucapan terima kasih, penempatan logo-logo sponsor, dan desain pembatas buku.

Baca Juga: FEB Unisma dan Tugu Media Gelar Haul Virtual untuk Peringati Wafatnya Gus Dur

Kepada kawan dari perusahaan distributor buku itu, saya janjikan akan segera mengirim dummy dua buku terbaru yang dia minta. Dua buku baru yang saya maksudkan ialah Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan) dan Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama.

Dua buku tersebut merupakan bagian dari buku Trilogi The Power of Silaturahim karya Aqua Dwipayana. Tentang isi dua buku tersebut akan saya sampaikan dalam satu tulisan tersendiri. Seoalh tak sabar menunggu, kawan distributor itu kembali meminta dummy buku beberapa hari kemudian.

 

Tahap Finishing yang Krusial

Permintaan dari pihak distributor itu memacu kami untuk segera menuntaskan tahap finishing agar buku tersebut dapat segera naik cetak. Bagi saya yang sudah menangani lebih dari 30-an buku, pemeriksaan tahap akhir ini tidak kalah njelimet dan menguras waktu. Selain itu, pekerjaan tahap ini memerlukan konsentrasi yang tinggi.

Baca Juga: Penuh Humor dan Kebijaksanaan: Simak 25 Kata Bijak dari Gus Dur

Maklum, pada tahap penulisan dan editing, naskah dibuat dalam format Word. Selanjutnya, naskah dalam format Word itu dioper ke tim layout, yang kemudian memasukkannya ke dalam tata letak yang telah disiapkan desainnya dalam format Adob InDesign. Hasil garapan tim layout ini kemudian dioper kembali dalam format PDF ke tim editor untuk diperiksa. Proses ini berlangsung berkali-kali, bisa belasan hingga lebih dari 20 kali.

Setelah proses tersebut selesai, barulah penyiapan pembuatan dummy buku dilakukan. Seiring dengan itu, guna mempercepat proses pencetakan dan penerbitan, saya mulai mengurus pendaftaran untuk mendapatkan nomor ISBN (International Standard Book Number). ISBN adalah pengidentifikasian buku dengan memberikan nomor kode unik. Pengurusan ISBN sejak beberapa tahun belakangan ini tidak lagi secara manual tetapi daring. Kode ISBN ini ditempatkan di halaman Katalag Dalam Terbitan (KDT) –yang biasanya di halaman awal setelah atau di balik halaman judul. Selain itu, ISBN dicantumkan di sampul belakang, biasanya dalam format barcode.

Pengurusan ISBN biasanya kelar dalam tiga hari kerja. Alhamdulillah, ISBN untuk dua buku terbaru Trilogi The Power of Silaturahim telah keluar. Pada saat yang sama, proses pemeriksaan akhir telah selesai dan dummy buku pun siap cetak. Setelah semua dinilai oke, siap cetak, kami mengirim file lengkap buku ke percetakan. Proses pencetakan biasanya memerlukan waktu beberapa hari hingga pekan sesuai dengan jumlah eksemplar yang dicetak.

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Inilah Beda Arktik dan Antarktika

Pada saat yang sama, file siap cetak itu dikirim juga ke tempat digital printing yang hasilnya dapat ditunggu dalam 1×24 jam. Hasil cetakan buku di tempat jasa digital printing itu kemudian saya kirimkan sebagai contoh buku ke distributor. Distributor itulah yang selama ini mengedarkan buku-buku yang saya tangani ke berbagai toko, seperti Gramedia, Gunung Agung, dan toko buku indie. Buku trlogi pertama, The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi, termasuk di dalamnya.

Dengan kerja paralel dan gerak simultan itu, kami berharap pada saat pasar siap menyerap, buku sudah tersedia. Insyaa ALLAH, dua buku baru itu sudah beredar mulai Tahun Baru 2021. (BERSAMBUNG)

Nurcholis MA Basyari, Pemimpin Redaksi Tugu Jatim. (Foto: PWI)
Nurcholis MA Basyari, Pemimpin Redaksi Tugu Jatim. (Foto: PWI)

Kolaborasi Masa Pandemi COVID-19 Melahirkan Buku Trilogi The Power of Silaturahim

Trilogi The Power of Silaturahim: Refleksi Pencapaian Sukses Berbasis Komunikasi

  • Bagikan